Dua atlet asal Sulawesi Utara, yakni atlet lari spesialis lari 200 meter putra, Fernando Lumain dan atlet pelari gawang putri yunior, Agustina Bawele, masuk dalam tim Indonesia yang dikirim Pengurus Besar Persatuan Atlet Seluruh Indonesia untuk berlatih di Training center Landessportverband Schleswig?Holstein (LSV) Malente, Jerman Barat.
Para atelt yang berjumlah tujuh orang ini, akan mengikuti pelatihan selama 6 minggu sebagai persiapan mengikuti pesta olahraga Asian Games, November mendatang di Guangzhou, Cina. Malente merupakan kota kecil bagian utara Jerman yang memang terkenal sebagai training camp bagi atlet atletik Jerman.
Selain Fernando Lumain dan Agustina Bawele, atlet Indonesia yang ikut berlatih yakni Suryo Agung Wibowo (peraih medali emas pada nomor 200 m putra dalam SEA Games 2009), Fadlin (peraih medali perunggu nomor 100 m putra SEA Games 2009), Heru A (peraih medali perak nomor 400 m putra ), Franklin Burumi (peraih medali emas nomor 100 m putra di kejuaraan South East Asia Junior Saigon 2009) , dan Dedeh Erawati (peraih medali emas dalam nomor lari gawang putri, SEA Games 2009).
Selama di Jerman, para atlet ini dijadwalkan mengikuti 3 kejuaraan atletik di berbagai kota di Jerman. Dua diantaranya bersifat eksibisi. Akhir pekan lalu (3?4 Juli) mereka bertanding pada Kejuaraan atletik regional Jerman Utara (Norddeutsche Meisterschaften) di Berlin. Kejuaraan ini diikuti berbagai asosiasi olahraga atletik di 8 negara bagian utara Jerman.
Bertempat di stadion Lichterfelde di pinggir kota Berlin, para atlet Indonesia ini jauh mengungguli kecepatan para atlet Jerman. Hampir semua atlet Indonesia meraih tempat pertama baik nomor 100 meter, 200 meter, lari gawang dan estafet. Karena keikutsertaan Indonesia dianggap sebagai tamu. mereka tak bisa ikut ke babak berikutnya. Namun begitu, Dedeh Erawati dan kawan kawannya terus mengikuti pertandingan dan memperhatikan teknik teknik yang digunakan para atlet lainnya. Ia menganggap, pertandingan eksibisi ini baik untuk menambah pengalaman, teman dan ia mengaku senang bisa berlatih di tempat yang berbeda cuacanya.
Dari Jerman, Franklin Burumi (asal Papua) dan Agustina Bawele akan menuju Moncton , Kanada untuk mengikuti Kuejuaraan Dunia Yunior IAAF. Keduanya berhak ke Moncton karena berhasil lolos kualifikasi.
Dua pelatih yang mendampingi para atlet tersebut adalah Kikin Ruhuddin (pelatih lari gawang) dan Enny Sumartoyo (pelatih sprint). Di akhir hari pertandingan, Kikin mengatakan walaupun para atlet asal Indonesia ini berhasil mengungguli di berbagai nomor, namun catatan waktu yang diraih masih belum optimal, “Kita lihat di dua pertandingan mendatang. Mudah?mudahan jauh lebih baik”.
Selama para atlet ini berlaga di Berlin, KBRI Berlin berperan aktif memfasiliasi dengan menyediakan akomodasi penginapan dan transportasi. Atase Pendidikan Nasional, Dr. Yul Nazaruddin yang tampak mendampingi para atlet Indonesia bertanding mengatakan bila ada atlet Indonesia mengikuti pertandingan di Jerman, KBRI Berlin akan terus mendukung, karena mereka adalah aset nasional.(*/Miranti Hirschmann
Correspondent GATRA, Indonesian News Magazine)
Atlit Sulut Latihan di Jerman
July 23, 2010 by bocahkawanua
Advertisement

