Feeds:
Posts
Comments

Archive for August 5th, 2009

Tak gendong ke mana-mana… Tak gendong ke mana-mana… Enak to? Mantep to? Hahaha… I love you full

Mbah Surip Concert

Mbah Surip Concert


Itulah penggalan lagu yang selalu kita dengar sejak kemunculan Mbah Surip di depan publik. Kini penyanyi itu telah tiada, namun lirik penuh canda itu tetap terngiang di telinga dan batin kita.
Potongan lirik Tak Gendong itu memang belakangan sering dinyanyikan setiap orang. Ya, itu adalah tembang khas Mbah Surip, pendatang baru di dunia rekaman yang menggebrak dunia musik di Tanah Air lewat aliran reggae ala Bob Marley.
Siapa yang menyangka Mbah Surip bakal berpulang di tengah puncak ketenarannya.Tapi itulah kenyataan, Mbah Surip sudah tiada.
Tak Gendong memang mampu membuat popularitas Mbah Surip meroket. Padahal sebelumnya ia bukanlah siapa-siapa, hanya seorang seniman jalanan. Sekadar info, lagu Tak Gendong yang dilantunkan seniman bernama asli Surip Arianto itu mampu mengantarnya menuju gerbang sukses .NSP lagu tersebut meraup Rp 9 miliar. Pria bergaya Bob Marley itu pun mendapat royalti Rp 4,5 miliar.
Untuk apa saja semua kekayaan itu? “Belum ada hitung-hitungan. Jadi Mbah santai saja. Tapi mitra Mbah kemarin baru saja memberi rumah beserta isinya, ada kantor kecil di dalamnya. Juga mobil baru. Semua atas nama Mbah, sudah ke notaris. Tapi Mbah belum ada supir untuk membawa mobil. Mbah masih suka naik ojek. Jakarta macet, lebih cepat pakai motor,” ujar Mbah Surip pekan lalu.
Dulu Mbah Surip pernah kerja di sebuah perusahaan pengeboran minyak.Melanglang buana ke berbagai negara di dunia semisal Amerika dan Yordania Merasa nasibnya kurang baik, Mbah Surip mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta. Di Ibukota Jakarta, ia bergabung dengan beberapa komunitas seni, seperti Teguh Karya, Aquila, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki. Pada suatu waktu, nasib menentukan lain. Mbah Surip mendapat kesempatan untuk rekaman dan akhirnya meraih kesuksesan seperti sekarang.

Pada Jumat (19/6) siang, musisi eksentrik berambut gimbal itu sempat mengisi acara Playlist di Studio Penta SCTV. Mbah Surip mampu memikat semua orang, seperti Cathy Sharon, Indra Bekti, serta si kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata.

Selain menyanyi, Mbah Surip sempat memberikan satu petuah kepada semua pecinta musik di Tanah Air. Pria asal Mojokerto, Jawa Timur, itu ingin membawa pesan perdamaian lewat aliran reggae yang diusungnya. “Reggae itu kan musik perdamaian, jadi damai terus,” kata Mbah Surip.

Nada sela, lagu Tak Gendong milik Mbah Surip tiba-tiba meledak. Padahal, lagu yang diciptakan di akhir tahun 1980 itu pernah ditolak hampir seluruh produser kaset di Indonesia.

Belakangan, gara-gara lagu itu beken, hidup Mbah Surip berubah. Dengan bersepeda motor, pria yang punya tawa khas ini laris memenuhi panggilan menyanyi di berbagai tempat dan stasiun televisi. Di usia 60 tahun, kakek empat cucu ini kadang lupa riwayat hidupnya. Untung ada Jhony Iskandar, pedangdut yang pernah menampung Mbah Surip, ikut membantu ‘meluruskan’ cerita si Mbah Surip.

Mbah Surip adalah fenomena. Dengan single-nya Tak Gendong, Mbah Surip mematahkan dominasi anggapan publik tentang glamornya dunia entertainment.

Kepopuleran Mbah Surip telah membabat anggapan orang tentang dunia musik selama ini. Ikon besar bahwa dunia musik adalah dunia anak muda, penuh hura-hura, retorika selebritas, penampilan fisik yang gemerlap, telah dihancurkan Mbah Surip dengan tawa khasnya dan lontaran kalimat sederhana: I love you full…!

Selamat jalan Mbah Surip. Beristirahatlah dengan musik perdamaianmu!

Read Full Post »

Permohonan keadilan oleh duet Megawati Soekarnoputri-Prabowo menjadi perhatian publik. Megawati meminta agar MK dapat menggunakan wewenang secara adil dan bijaksana. Permohonan keadilan juga datang dari kubu Jusuf Kalla-Wiranto.
Selain sebagai capres, Mega juga sebagai warga bangsa yang pernah dipanggil ke polisi, kejaksaan, atau Bawaslu. Dan Mega menyatakan hadir karena percaya Indonesia dibangun sebagai negara hukum. Sehingga Mega meminta izin dan memohon agar MK dapat menggunakan wewenangnya secara adil dan bijaksana.
Kubu Mega-Prabowo mengklaim ada 28.658.634 suara tambahan yang tidak sah untuk pasangan SBY-Boediono. Menurut tim kuasa hukum pasangan Mega-Prabowo, seharusnya SBY-Boediono memperoleh 45.215.927 suara atau 48,70% suara sehingga SBY-Boediono tidak dapat ditetapkan sebagai capres-cawapres terpilih dalam pemilu satu putaran.
Kuasa hukum Mega-Prabowo menyatakan perhitungan itu dilakukan pihaknya. Seharusnya suara hasil Pilpres 2009 yang benar yakni Mega-Prabowo 35,06% (32.548.105 suara), SBY-Boediono 48,70% (45.215.927), dan JK-Win 16,24% (15.081.814 suara).
Ini berbeda dengan keputusan KPU No 365/2009 yang menyatakan perolehan suara dalam pilpres menetapkan pasangan Mega-Prabowo dengan perolehan suara 26,79% (32.548.105 suara), pasangan SBY-Boediono 60,80% (73.874.562), dan JK-Win 12,41% (5.081.814 suara).
Kita melihat terdapat perbedaan perhitungan yang signifikan yang dilakukan KPU dan pihak Mega-Prabowo pada 25 provinsi, yakni di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Papua, dan Papua Barat. (more…)

Read Full Post »

Banyak diantara kita manusia manusia memiliki karakter hidup yang menonjolkan akan kepribadian kita masing masing yang membuat kita berbeda dengan orang lain, dalam berbagai segi hal itu bisa dilihat .Tak bisa dipungkiri kita sebagai makhluk sosial ingin melakukan yang terbaik bagi sesamanya tapi tidak sedikit pula yang melakukan hal yang bisa mendiskreditkan sesamanya. Merupakan hal yang lumrah jika seseorang atau pribadi melakukan hal hal yang demikian karena kita sebagai manusia memiliki segala kelengkapan yang dibutuhkan karena kita sebagai makhluk yang paling sempurna, tidak semata mata karena kita memiliki akal pikiran sehat serta bentuk yang sempurna tetapi memang kitalah ciptaan yang terbaik. Kepribadian seseorang dapat kita tinjau dari berbagai sudut pandang. Tak terkecuali hal yang terkecil yang pernah kita lakukan.Berikut ini beberapa kwalitas kepribadian yang mungkin diantara anda ada yang memilikinya.

Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya di atas Ya dan Tidak di atas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekali pun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Walaupun di dalam hidup kita jauh dari kesempurnaan tapi usahakanlah kesempurnaan itu menjadi milik kita(*)

Read Full Post »

STAS DANS TRESSetiap hari, sebagian besar dari kaum hawa membawa tas kerja dalam perjalanan pergi dan pulang kantor. Untuk kaum wanita, tas merupakan salah satu atribut penampilan yang penting. Jika ada waktu luang, cobalah dibongkar semua isi tas mereka. Ternyata sepertiga atau separuh dari isi tas itu adalah barang yang sudah tidak kita perlukan seperti kosmetik, struk ATM yang sudah buram, bungkus tissue, agenda atau buku yang jarang dibaca, sekumpulan uang logam, ballpoint yang sudah macet, kumpulan tagihan kartu kredit dari berbulan-bulan lalu .
Meskipun mungkin ringan, tetapi barang-barang yang tidak diperlukan itu terus dan terus menambah berat beban tas mereka.
Mirip dengan ts wanita di atas, pikiran kita tanpa disadari selama ini sering kita bebani dengan hal-hal yang tidak perlu. Penyesalan masa lalu, rasa kecewa, kejengkelan dan iri kepada rekan kerja lain, sikap egois dan kurang kooperatif, perasaan tidak puas atas kondisi yang terjadi, snobisme, obsesi-obsesi yang kurang realistis, konflik keluarga.
Pikiran-pikiran yang tidak perlu itu akan terus membebani perjalanan hidup kita, sehingga dampaknya, wajah akan kelihatan kurang bersinar, suntuk / jutek, punggung terasa berat karena pikiran berkorelasi dengan punggung, stress, hidup kurang nyaman dan lain sebagainya. Tindakan yang perlu dilakukan hanya satu dengan membuang segala beban pikiran yang tidak ada manfaatnya itu. Percayalah, hidup Anda nanti akan terasa jauh lebih nyaman dan lebih. Makanan akan terasa lebih enak. Kita akan lebih jarang sakit. Hidup akan waowwhhh .Pikiran itu erat sekali kaitannya dengan fisik kita. Jadi janganlah bebani hidup anda dengan pikiran pikiran yang tidak bermanfaat tapi maknailah hidup anda dengan sesuatu yang berguna.(*)

Read Full Post »