Feeds:
Posts
Comments

Archive for August 12th, 2009

Demokrasi mengklaim berhasil menciptakan kebebasan dan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh rakyat untuk menentukan hukum dan pemerintahan. Demokrasi juga membanggakan dirinya sebagai sistem pemerintahan terbaik yang bisa mengakomodasi aspirasi rakyat. Benarkah?
Demokrasi sebagai produk peradaban Yunani kuno dianggap sebagai sistem ideal, walau tak bisa dibantah bahwa kenyataannya jauh dari ideal. Fakta menunjukkan kegagalan demokrasi menciptakan kemajuan dan kesejahteraan umum. Alih-alih menciptakan kemajuan, demokrasi justru menimbulkan korupsi yang akhirnya menimpakan kemunduran.
Demokrasi yang dianggap sebagai prasyarat terciptanya kesejahteraan umum, ternyata lebih cenderung menciptakan kemiskinan masal. Demokrasi di dalam semua bentuk dan variasinya bukanlah jalan menuju kemakmuran. Tetapi demokrasilah yang menguras habis kemakmuran.
Untuk menyelenggarakan pesta demokrasi, pemerintah harus menyediakan uang triliunan rupiah. Belum termasuk pilkada di daerah-daerah. Dari mana pemerintah mampu menyediakan uang, sementara mesin penghasil uang negara seperti BUMN habis diobral kepada pemodal besar?
Terlepas dari perhitungan rumit sistem keuangan dan perekonomian negara, logika sederhana cukup memberikan penjelasan. Pemerintah pailit. Akhirnya terpaksa mengambil utang luar negeri dan membayar cicilannya dengan pajak. Jika utang semakin besar, pajak akan semakin tinggi.
Kini, utang negara semakin bertambah besar, walaupun konon rasio kemampuan membayar utang semakin besar. Akhirnya jalan pintas pun ditempuh dengan obral aset dan menjual BUMN lagi.
Dapatkah rakyat umum hidup layak dalam negara yang memaksakan pajak? Apakah negara mampu mengurus rakyat dengan optimal, sementara aset dan perusahaan negara yang berpotensi menghasilkan uang untuk negara, dijual begitu saja atas nama privatisasi?
Jika pola itu terus dibiarkan, maka tirani kaum pemilik modal besar akan terus berlangsung. Segelintir orang itu menjadi penguasa negara. Sementara itu, aparat tidak lebih sebagai pesuruh. (more…)

Read Full Post »