Feeds:
Posts
Comments

Archive for April 9th, 2010

Ada dua momentum besar soal pajak pada minggu pertama bulan April ini. Pertama, kabar gembira dari tindak lanjut tertangkapnya Gayus Tambunan dalam soal mafia pajak. Gayus mungkin akan “menyanyi” sehingga aktor-aktor di belakangnya makin berpeluang untuk diseret ke meja hijau. Ini bisa menjadi awal pengungkapan aspek sistemik dari mafia pajak.
Kedua, 1 april 2010 adalah awal berlakunya UU No 42 tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga atas UU No 8/1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Barang dan Jasa dan Pajak atas Barang Mewah. Yang menarik dari sini adalah, PPN berlaku untuk produk pakan, produk olahan pertanian dan perikanan. Isu kedua inilah yang menjadi fokus tulisan ini.
Isu PPN untuk pertanian sempat ramai dibicarakan menjelang pembahasan UU PPN pertengahan tahun lalu. Kala itu berkembang wacana mengenakan PPN kepada produk primer pertanian, peternakan, dan perikanan.
Wacana ini spontan ditentang berbagai kalangan. Diantara kelompok kritis itu adalah Direktorat Riset dan Kajian Strategis IPB dan InterCafe IPB yang langsung menggelar diskusi dan menyajikan hasil kajian yang menyimpulkan rencana itu tidak tepat. (more…)

Read Full Post »

Merokok dapat merusak kesehatan

Setiap tanggal 7 April, Badan Kesehatan Dunia memperingati Hari Kesehatan Internasional. Sejauh mana pengaruhnya bagi para perokok yang acapkali disebut “ahli hisab” dalam memperhatikan rambu-rambu agar tetap terjaga dari kesehatannya.Peraturan Daerah untuk kawasan bebas merokok memang telah dikeluarkan, namun di sejumlah tempat, seperti di perkantoran dan rumah sakit masih sering `kita` jumpai para ahli hisab yang melakukan aktivitas merokok dengan santai.
Kondisi tersebut dibenarkan oleh salah seorang perokok aktif yang berprofesi di bidang multimedia bernama Joko Supriatno.Ia mengaku bahwa ketika pola pemikiran atau mind set perokok melekat pada diri seseorang, maka keinginan untuk terus merokok akan terus dilakukan.
“Seorang perokok pasti tahu bahayanya merokok, akan tetapi kebiasaan merokok itu dianggapnya sebagai sebuah kebiasaan yang sudah menjadi perilaku yang tidak bisa dihentikan,” katanya.Sebagai seorang perokok, Joko mengaku pernah mencoba untuk berhenti merokok. Selama tujuh bulan, ia berhasil tanpa menghisap sebatang pun. Namun memasuki bulan ke delapan, ia mengaku kembali merokok karena tidak kuat.
Ungkapan yang dilontarkan oleh Joko itu, dipahami oleh Ketua Bagian Paru, RSUD Dr.Soetomo Surabaya, dr. H. Slamet Hariadi Z.,Sp.P (K), sebagai tantangan dalam penyembuhan merokok. Ia mengatakan untuk menghentikan merokok ada lima tahap, yaitu ask (meminta), advise (memberi saran), asses (menaksir), arrange (menyusun) dan recovery (penyembuhan). (more…)

Read Full Post »