Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘jusuf kalla wiranto’

Permohonan keadilan oleh duet Megawati Soekarnoputri-Prabowo menjadi perhatian publik. Megawati meminta agar MK dapat menggunakan wewenang secara adil dan bijaksana. Permohonan keadilan juga datang dari kubu Jusuf Kalla-Wiranto.
Selain sebagai capres, Mega juga sebagai warga bangsa yang pernah dipanggil ke polisi, kejaksaan, atau Bawaslu. Dan Mega menyatakan hadir karena percaya Indonesia dibangun sebagai negara hukum. Sehingga Mega meminta izin dan memohon agar MK dapat menggunakan wewenangnya secara adil dan bijaksana.
Kubu Mega-Prabowo mengklaim ada 28.658.634 suara tambahan yang tidak sah untuk pasangan SBY-Boediono. Menurut tim kuasa hukum pasangan Mega-Prabowo, seharusnya SBY-Boediono memperoleh 45.215.927 suara atau 48,70% suara sehingga SBY-Boediono tidak dapat ditetapkan sebagai capres-cawapres terpilih dalam pemilu satu putaran.
Kuasa hukum Mega-Prabowo menyatakan perhitungan itu dilakukan pihaknya. Seharusnya suara hasil Pilpres 2009 yang benar yakni Mega-Prabowo 35,06% (32.548.105 suara), SBY-Boediono 48,70% (45.215.927), dan JK-Win 16,24% (15.081.814 suara).
Ini berbeda dengan keputusan KPU No 365/2009 yang menyatakan perolehan suara dalam pilpres menetapkan pasangan Mega-Prabowo dengan perolehan suara 26,79% (32.548.105 suara), pasangan SBY-Boediono 60,80% (73.874.562), dan JK-Win 12,41% (5.081.814 suara).
Kita melihat terdapat perbedaan perhitungan yang signifikan yang dilakukan KPU dan pihak Mega-Prabowo pada 25 provinsi, yakni di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Papua, dan Papua Barat. (more…)

Read Full Post »