Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘nasa’

Unidentified flying object (UFO) muncul di Missouri AS dan menjadi pembicaraan hangat. Beberapa orang penduduk melaporkan telah melihat cahaya oranye bergerak cepat di langit sore hari.
Saat muncul, cahaya itu melintas di langit dari selatan ke arah timur laut. Namun NASA menkonfirmasikan cahaya terang itu berasal dari proyek ruang angkasa NASA.
“Itu stasiun ruang angkasa,” kata John Weis, aerospace education specialist di NASA. “Yang dilihat itu adalah pantulan panel surya”.
Panel besar menghasilkan listrik 100 kilowatt. Jika kondisinya tepat yakni sejenak setelah matahari tenggelam atau matahari terbit, cahaya bisa dilihat dengan mata telanjang.
Dengan ukuran lapangan bola, stasiun ruang angkasa itu berada 250 mil di atas bumi dengan kecepatan 17.500 mil per jam. Kecepatan itu hampir 35 kecepatan pesawat jet komersial.
National Aeronautics and Space Administration (NASA) menerima ribuan telepon mengenai penampakan UFO tiap tahunnya. Banyak warga AS yang mengira beberapa program ruang angkasa NASA itu adalah UFO.(*)

Read Full Post »

Planet Mars

Planet Mars

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat telah melewati usia emasnya pada 1 Oktober 2008 lalu. Selama 50 tahun ini, beberapa pencapaian diraih, termasuk mendaratkan Apollo di Bulan meski masih dipertanyakan.
Lonjakan yang dicapai NASA itu begitu spektakuler. Belum genap setahun Uni Soviet meluncurkan Sputnik pada 4 Oktober 1957, tahun 1958 NASA berdiri.
Kini untuk 50 tahun mendatang AS telah menyusun peta jalan pengembangan, antara lain rencana kembali ke Bulan melalui Proyek Constellation menggunakan pesawat ruang angkasa Orion dengan roket Ares I.
Orion akan mencapai Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) pada tahun 2015. Hingga tahun 2007, stasiun ruang angkasa telah 50 persen terbangun dengan melibatkan lebih dari 16 negara, terutama Rusia, Kanada, Jepang, Brasil, dan negara-negara anggota ESA (European Space Agency).
Meskipun saat ini tengah dilanda krisis keuangan, negara adidaya ini tetap berambisi menjalani misi ruang angkasanya dengan tujuan akhir—setelah Bulan—adalah mendaratkan manusia di Planet Mars. (more…)

Read Full Post »

gerhanaJutaan penduduk di Benua Asia akan menjadi saksi gerhana matahari total terpanjang pada abad ini. Gerhana matahari total ini terjadi hari ini Rabu (22/7) dan berlangsung 6 menit 39 detik.
Gerhana matahari akan tampak pertama-tama saat fajar menyingsing di Teluk Khambhat, utara kota Mumbai, India. Kemudian, bayangan gerhana matahari akan bergerak ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, Myanmar, Bangladesh, Bhutan, dan China sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Gerhana ini juga akan mengenai beberapa pulau di wilayah selatan Jepang dan terlihat terakhir kali dari Pulau Nikumaroro yang terletak di Pasifik Selatan. Salah satu daerah yang paling baik untuk menyaksikan peristiwa ini adalah seluruh kota Shanghai dan pulau-pulau di bagian selatan Jepang yang akan tertutup oleh kegelapan pada siang hari.
Diukur dari durasinya, gerhana matahari total kali ini paling lama karena diperkirakan akan berlangsung selama 6 menit 39 detik. Gerhana matahari total sebelumnya terjadi pada bulan Agustus 2008 dengan durasi 2 menit 27 detik.
Banyak orang, baik awam maupun para ilmuwan, berniat menempuh jarak yang jauh demi menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup ini. Para ilmuwan hendak menjadikan data dari gerhana matahari ini sebagai acuan untuk membantu menjelaskan apa-apa saja struktur dari matahari dan mengapa timbul ledakan di permukaannya. Para ahli astronomi berharap gerhana dapat menyingkap sejumlah petunjuk tentang matahari.
“Kami harus menanti ratusan tahun lagi untuk mendapat kesempatan mengamati gerhana matahari sepanjang ini. Kesempatan ini sangatlah langka,” ujar Shao Zhenyi, seorang ahli astronomi dari Shanghai Astronomical Obsevatory.
Sayang, kali ini gerhana matahari total tidak dapat dilihat dari Indonesia. Hanya beberapa kota di wilayah utara Indonesia yang dapat menyaksikan gerhana parsial karena hanya sebagian saja piringan matahari yang tertutup bayangan bulan.(*****)

Read Full Post »